"Ketika takdir sedang main-main, terkadang memang sedikit menggelitik. Sekarang takdir mempertemukan tetes-tetes kejujuran; tertampung penuh."
Anak muda; datang ia dengan segala kebimbangan dan tanda tanya menuliskan kebenaran. Simply funny when things you are waiting for come without permission; tidak, ia permisi dengan jemari mengetuk kolom percakapan.
"Tuhan Maha Baik, Ia menawarkan kenyataan penebus rasa sakit tak berkesudahan."
Tak perlu melihat jarum jam berputar satu hari penuh, kebenaran tetap akan jadi kebenaran dan kubangan akan tetap jadi kubangan. Mau tercipratkan kebohongan dari kubangan kotor tak tertahankan?
"Karena omong-doang memang berwujud dan berbau busuk."

No comments:
Post a Comment