Ahoy, without further ado I proudly present you the online-publication of our internal magazine "LOCUS #3". By clicking the link we've given you below, you'll be directly connected to the digital platform we provide.
In the first instance, I'd like to thank them-my dainty LOCUS Team-a billion times for truthfully helping me running our internal magazine for about a year. Especially the oldest team who supported me for more than about one and a half years, I owe you my life :') And last but not least, thank you 2013 team for still keeping up the LOCUS for the next edition. I hope you'll offer the better and also the chimpier LOCUS for the fourth publication, break-a-leg!
Cheesy!
Bwehehehe, agak sedih akhirnya gue ga perlu lagi pusing-pusing mikirin majalah yang selalu ditanya-tanya kapan terbitnya ini. Pusing tapi menyenangkan, sungguh. Mungkin buat yang belum tau (atau kalau kalian bukan anak IMG), gue bakalan sedikit memberikan pendahuluan pada post gue kali ini (pendahuluan banget? Udah kaya Tugas Akhir... hiks baper :') wqwq)
Jadi, seperti yang sudah disebutkan berulang-ulang, LOCUS merupakan majalah internal dari IMG-ITB. Isinya sebagian besar ya pasti ga jauh-jauh dong dari cerita-cerita internal anggota IMG. Nah, majalah ini baru dilahirkan untuk edisi 1 nya sekitar pertengahan tahun 2014 yang waktu itu diinisiasi sama Ka Aji, Ka Faisal, Ka Ega, Ka Bray, dan banyak Kakak-Kakak 2010 lainnya (juga merupakan proker Medkominfo IMG waktu itu). Terus gue siapa? Wkwk gue bukanlah siapa-siapa kecuali orang yang diminta sama Ka Faisal dan Ka Ega buat ngisi satu rubrik di LOCUS #1 tentang salah satu anggota IMG angkatan 2012, dan gue memilih Firza sebagai narasumber gue. Kalau mau lihat wawancaranya bisa buka di akun issuu nya LOCUS #1 (linknya sama kok sama yang tadi dikasih di atas), maap ya pertanyaan gue di wawancara itu rada ga jelas gitu wqwq gapapa lah kan biar lucu bahaha.
Berhubung LOCUS butuh penerus, pada suatu hari datanglah Ka Bray menyuruh gue melakukan kuis kepribadian (apa lah itu namanya lupa -_-) di Facebook. Awalnya gue mikir, apa banget dah nih Ka Bray dikira otak gue sengklek apa suruh test-test gituan (emang sih, tapi...) eh ternyata test itu tuh dia nyuruhnya ga ke gue doang tapi ke beberapa orang yang sebelumnya pernah jadi kontributor juga di LOCUS #1 ternyata. Dan kata Ka Bray (gatau ini dia dapet analisis dan kesimpulan darimana) berdasarkan hasil test tersebut gue dipilih untuk meneruskan LOCUS #2 dan #3 sebagai Pimpinan Proyek a.k.a Pimpro. Dan tanpa ba-bi-bu akhirnya gue mengiyakan hahahaq, kapan lagi kan ber-IMG tapi tetap chimpi (sekaligus men-chimpi-kan IMG juga wkwk).
Hal pertama yang gue lakukan adalah membuat logo LOCUS yang lebih up to date dan bisa dipatenkan, beserta dengan tagline nya yaitu "Ahoy" so, jadilah "Ahoy LOCUS" aseq~ Tidak berhenti dari buat logo aja, gue dan teman-teman memutuskan untuk buat branding photo LOCUS yang bikin tangan gue pegel banget buat foto, edit, sampe upload di Facebook. But it was really fun! Bisa dibilang ini branding paling meriah yang bisa bikin orang-orang seantusias itu buat ikutan, so touching :')
Mwahaha narsis banget yak, ini salah satu branding LOCUS #2 waktu itu. To see the complete folder of our photos, please jump into my Facebook portal 'cause I publish it to Public for a moment tho.
Ga cuman seru di branding, awal-awal masih super semangat nge-LOCUS #2 kita sempet-sempetin buat nyari artikel ke pameran Looking at the Big Sky yang diadain di Platform 3 Bandung waktu itu ampe dua kali pula terus malemnya main di kosan Aria plus ke Taman Film foto-foto... ngapain ya kita dasar cabe. Selain itu yang seru waktu keliling tempat makan dari pagi sampe malem seharian, dimulai dari Lawangwangi Creative Space, Perky Pedro, Three to Five Afternoon Tea Cafe, dan Sukha Delights buat rubrik Food Porn di LOCUS #2 ahaha gendats dan langsung miskin tapi tetap menyenangkan ku sampai sedih rindu sekali :') (emot ini kayanya muncul terus di tiap akhir paragraf yak)
LOCUS sendiri ternyata mempunyai kesan mendalam buat orang-orang, ga nyangka LOCUS se-ditunggu itu banget sama mereka. Walaupun terkadang harus tetiba nambahin artikel dan nyari bahannya sendiri di waktu-waktu injury time sebelum terbit, atau konsekuensi harus desain semua halaman tanpa terkecuali buat LOCUS #2 dan #3 (but thank you so much for Puti who helped me designing those 4 pages of Atlet IMG for the 3rd edition, it means a lot for me sistah, luvs!) hihi tapi tak mengapa, namanya juga cinta apa sih yang engga. Tapi secara personal ku ingin minta maaf karena jarak penerbitan LOCUS #2 ke LOCUS #3 yang sangat jauh dari target yaitu sekitar 1 tahun 1 bulan, maaf ya semua yang sudah menunggu terutama buat temen-temen Medkominfo yang selalu sabar ngadepin segala jenis bahan ngelesan gue wqwq.
Last but not least, the last message I could put to the last page of the third edition I've handled. Thank you so much all for the opportunity, terima kasih telah memberikan gue kesempatan untuk menyalurkan hobi gue mendesain dengan cara yang lebih fancy wqwq apa dah maskudnya. Intinya I'm so happy for finally making some publications related to my passion of designing, thank you!
Another last but not least, semangat buat LOCUS Team baru yang bakalan nge-handle LOCUS #4 berikutnya ya! Terutama semangat buat Pimpro baru kebanggaanku, Puti anakku, yang sudah bantuin diriku desain dari jaman hebring-hebring layouting Geosphere hahaha semangat ya Put I know you'll create it better than the older team. Harapan terakhir gue adalah semoga majalah internal LOCUS ini bakalan terus ada di kepengurusan BPH-BPH selanjutnya yang tentunya harus lebih baik dari edisi-edisi sebelumnya ya! Dan terakhir terima kasih banyak LOCUS, karenamu akhirnya ku punya pacar lagi yang baik budi pekertinya bahaha, toodles!
So long LOCUS, so long.
"Yuk sapa sebelahmu dan ajak jemarinya untuk membuka halaman demi halaman LOCUS #3 ini, ahoy!"






No comments:
Post a Comment