#HISAustraliaTrip

Showing posts with label School Life. Show all posts
Showing posts with label School Life. Show all posts

Friday, February 12, 2016

Short Term Memory Loss Syndrome

Based on the title of this post, do I diagnose in to some of severe memory disorders happened nowadays? Ga, sih cuman a little bit wonder why do I always forget every single information that comes for just in one click so easily? Lupa sejenak atau biasa disebut dengan short term memory loss syndrome merupakan hal yang wajar-wajar saja, terjadi akibat dua hal bisa dari faktor traumatis maupun non-traumatis. It caused by a lot of cases, but for me it's not easy to handle. Sebenernya satu hal yang ga gue pahami adalah tujuan buat posting hari ini yha bukan buat ngomongin topik diatas... but then I lost words instantly, gue lupa selupa-lupanya orang lupa.

Back to yesterday afternoon, jadi along the aisle of the sidewalk gue berpapasan beberapa temen-temen gue mostly anak-anak 2013 dan 2014 yang baru aja beres kelas (maklum anak tingkat akhir cem gue gini kelas paling pagi aja jam 13:00 siang). Dan moment sapa-menyapa "Ka Odaaah" "Halo sisst" "Bawa apa Kaa?" dan sekiranya seperti itu terjadi, sampailah saat right after I crossed over the Seni Rupa parking lot ada seorang anak muda melintas didepan gue secara horizontal dan melihat gue yang baru saja menyapa temen gue 2012 and suddenly he said hi to me "Hai Ka" then... you know what kind of expression I gave to him? Let's go to the detail by flattening the instance I arrange it below as the conversation:

A = "Hai Ka!" (dengan senyum lebar menyapa gue)
B = *senyum tipis* (awkwardly thinking so hard who that guy was, ini bocah anak mana ya? Anak Kabinet kah anak IMG kah atau adek-adekan mana lagi yang kenal sama gue tapi lagi-lagi gue ga kenal karena lupa... but honestly I recognised his face but not remembered his name  as well and also where he comes from) *sampai seketika gue senyum mengeluarkan gigi tanpa menjawab*
A = "Yaudahlah Ka gapapa kok Ka gapapa..." (sudah pasrah, dia nyadar kalau gue ga kenal sama dia...)
B = "Eeeh maap maap kamu siapa anak mana aku lupaaa"
A = "Coba-coba tolong kaos dong hahaha" *sambil minta temen-temennya yang cewe-cewe ngebuka baju yang dia baru bawa
B = "Hooo iya kamu... anak mana ya tapi AHAHAHA! Itu kaosnya kaos apa tulisannya?" *berusaha keras mengenali kaos apaan yang dia kasih liat
C = "IMG Kaa" *salah satu temennya nyaut tapi temennya ini bukan anak IMG
A = "Hooo kamu anak IMG?! HALO!" *baru nyapa dan temen-temennya ketawa ngakak dianya malu sambil tawa-tawa "Maaf ya aku soalnya pelupa banget HAHAHA!"
B = "Iya kok Ka gapapa kok Kaaa..." (kayanya dia ga habis pikir punya senior macem gue begini...)
A = "Maaf yaa tapi aku inget kok muka kamu. Nama kamu siapaa?" *langsunglah temen-temennya makin ngakak karena gue gatau nama dia wqwq
B = "Adrian Ka" (if I'm not mistaken, atau Ardian? Tapi gue yakin nama dia Adrian kok gue ga budeg...)
A = "Ooooh Adrian, halo Adrian! Odah" *ikut teriak perkenalan diri padahal gue yakin dia udah tau nama gue, cuman guenya aja... maap yha. "Maap yaa hahaha dadah!"
B = "Iya Kaa gapapaa hahaha" *sambil berlalu diiringi cekikikan temen-temen cewenya

So itu merupakan sepenggal cerita kesulitan gue dalam mengingat, jadi si Adrian ini anak Geodesi juga angkatan 2014. Ya maklum aja gue emang baru apal-apal 2014 ini muka-mukanya doang kadang nama belum semuanya kenal apalagi yang cowo-cowo. Tapi sumpah sih gue malu, pasti dia lebih malu wqwq mana itu banyak orang banget kan baru pada keluar kelas buat jajan. Ga cuman kejadian sapa-menyapa gue ga inget nama, bahkan yang udah deket banget pun kalau tetiba baru ketemu lagi di jalan biasanya gue berkedok seperti ini "Hai sist darimana?" sambil hardly memorize her/his name. Jadi kalau lo ketemu gue dengan situasi gue ga menyapa lo dibarengin dengan nama lo, bet me I totally forget your name, I'm sorry.

Selain itu gue juga paling susah kalau nulis kata-kata penting yang dosen lagi omongin di kelas kalau guenya emang bener-bener lagi ga fokus dan ga berusaha membuat otak gue berpikir keras buat ngingetnya. Baru 1 detik aja dosen ngomong terus guenya juga sambil nulis, maka bisa dipastikan gue blank dan lupa gatau mau nulis apa dengan berujung ngeliat catetan ke temen sebelah. Well, that's me and all those short term memory loss syndrome tragedies. Makanya sebenernya modal gue dari dulu sekolah sama kuliah cuman modal itung-itungan doang, kalau disuruh ngapal sudahlah mana ada yang stick to my brain permanently.

Odah dan segala hal yang ia lupakan.
*sebenernya post kali ini ditulis karena gue pusing ngerjain proposal Tugas Akhir yang formatnya diubah jadi format baru dan berujung bingung ngisinya gimana terus akhirnya malah cerita-cerita ga penting di blog. All hail Tingkat Akhir.

Friday, February 5, 2016

LOCUS

Ahoy, without further ado I proudly present you the online-publication of our internal magazine "LOCUS #3". By clicking the link we've given you below, you'll be directly connected to the digital platform we provide.

In the first instance, I'd like to thank them-my dainty LOCUS Team-a billion times for truthfully helping me running our internal magazine for about a year. Especially the oldest team who supported me for more than about one and a half years, I owe you my life :') And last but not least, thank you 2013 team for still keeping up the LOCUS for the next edition. I hope you'll offer the better and also the chimpier LOCUS for the fourth publication, break-a-leg!

Cheesy!
Bwehehehe, agak sedih akhirnya gue ga perlu lagi pusing-pusing mikirin majalah yang selalu ditanya-tanya kapan terbitnya ini. Pusing tapi menyenangkan, sungguh. Mungkin buat yang belum tau (atau kalau kalian bukan anak IMG), gue bakalan sedikit memberikan pendahuluan pada post gue kali ini (pendahuluan banget? Udah kaya Tugas Akhir... hiks baper :') wqwq)

Jadi, seperti yang sudah disebutkan berulang-ulang, LOCUS merupakan majalah internal dari IMG-ITB. Isinya sebagian besar ya pasti ga jauh-jauh dong dari cerita-cerita internal anggota IMG. Nah, majalah ini baru dilahirkan untuk edisi 1 nya sekitar pertengahan tahun 2014 yang waktu itu diinisiasi sama Ka Aji, Ka Faisal, Ka Ega, Ka Bray, dan banyak Kakak-Kakak 2010 lainnya (juga merupakan proker Medkominfo IMG waktu itu). Terus gue siapa? Wkwk gue bukanlah siapa-siapa kecuali orang yang diminta sama Ka Faisal dan Ka Ega buat ngisi satu rubrik di LOCUS #1 tentang salah satu anggota IMG angkatan 2012, dan gue memilih Firza sebagai narasumber gue. Kalau mau lihat wawancaranya bisa buka di akun issuu nya LOCUS #1 (linknya sama kok sama yang tadi dikasih di atas), maap ya pertanyaan gue di wawancara itu rada ga jelas gitu wqwq gapapa lah kan biar lucu bahaha.

Berhubung LOCUS butuh penerus, pada suatu hari datanglah Ka Bray menyuruh gue melakukan kuis kepribadian (apa lah itu namanya lupa -_-) di Facebook. Awalnya gue mikir, apa banget dah nih Ka Bray dikira otak gue sengklek apa suruh test-test gituan (emang sih, tapi...) eh ternyata test itu tuh dia nyuruhnya ga ke gue doang tapi ke beberapa orang yang sebelumnya pernah jadi kontributor juga di LOCUS #1 ternyata. Dan kata Ka Bray (gatau ini dia dapet analisis dan kesimpulan darimana) berdasarkan hasil test tersebut gue dipilih untuk meneruskan LOCUS #2 dan #3 sebagai Pimpinan Proyek a.k.a Pimpro. Dan tanpa ba-bi-bu akhirnya gue mengiyakan hahahaq, kapan lagi kan ber-IMG tapi tetap chimpi (sekaligus men-chimpi-kan IMG juga wkwk).

Hal pertama yang gue lakukan adalah membuat logo LOCUS yang lebih up to date dan bisa dipatenkan, beserta dengan tagline nya yaitu "Ahoy" so, jadilah "Ahoy LOCUS" aseq~ Tidak berhenti dari buat logo aja, gue dan teman-teman memutuskan untuk buat branding photo LOCUS yang bikin tangan gue pegel banget buat foto, edit, sampe upload di Facebook. But it was really fun! Bisa dibilang ini branding paling meriah yang bisa bikin orang-orang seantusias itu buat ikutan, so touching :')

Mwahaha narsis banget yak, ini salah satu branding LOCUS #2 waktu itu. To see the complete folder of our photos, please jump into my Facebook portal 'cause I publish it to Public for a moment tho.

Ga cuman seru di branding, awal-awal masih super semangat nge-LOCUS #2 kita sempet-sempetin buat nyari artikel ke pameran Looking at the Big Sky yang diadain di Platform 3 Bandung waktu itu ampe dua kali pula terus malemnya main di kosan Aria plus ke Taman Film foto-foto... ngapain ya kita dasar cabe. Selain itu yang seru waktu keliling tempat makan dari pagi sampe malem seharian, dimulai dari Lawangwangi Creative Space, Perky Pedro, Three to Five Afternoon Tea Cafe, dan Sukha Delights buat rubrik Food Porn di LOCUS #2 ahaha gendats dan langsung miskin tapi tetap menyenangkan ku sampai sedih rindu sekali :') (emot ini kayanya muncul terus di tiap akhir paragraf yak)



LOCUS sendiri ternyata mempunyai kesan mendalam buat orang-orang, ga nyangka LOCUS se-ditunggu itu banget sama mereka. Walaupun terkadang harus tetiba nambahin artikel dan nyari bahannya sendiri di waktu-waktu injury time sebelum terbit, atau konsekuensi harus desain semua halaman tanpa terkecuali buat LOCUS #2 dan #3 (but thank you so much for Puti who helped me designing those 4 pages of Atlet IMG for the 3rd edition, it means a lot for me sistah, luvs!) hihi tapi tak mengapa, namanya juga cinta apa sih yang engga. Tapi secara personal ku ingin minta maaf karena jarak penerbitan LOCUS #2 ke LOCUS #3 yang sangat jauh dari target yaitu sekitar 1 tahun 1 bulan, maaf ya semua yang sudah menunggu terutama buat temen-temen Medkominfo yang selalu sabar ngadepin segala jenis bahan ngelesan gue wqwq.

Last but not least, the last message I could put to the last page of the third edition I've handled. Thank you so much all for the opportunity, terima kasih telah memberikan gue kesempatan untuk menyalurkan hobi gue mendesain dengan cara yang lebih fancy wqwq apa dah maskudnya. Intinya I'm so happy for finally making some publications related to my passion of designing, thank you!

Another last but not least, semangat buat LOCUS Team baru yang bakalan nge-handle LOCUS #4 berikutnya ya! Terutama semangat buat Pimpro baru kebanggaanku, Puti anakku, yang sudah bantuin diriku desain dari jaman hebring-hebring layouting Geosphere hahaha semangat ya Put I know you'll create it better than the older team. Harapan terakhir gue adalah semoga majalah internal LOCUS ini bakalan terus ada di kepengurusan BPH-BPH selanjutnya yang tentunya harus lebih baik dari edisi-edisi sebelumnya ya! Dan terakhir terima kasih banyak LOCUS, karenamu akhirnya ku punya pacar lagi yang baik budi pekertinya bahaha, toodles!

So long LOCUS, so long.
"Yuk sapa sebelahmu dan ajak jemarinya untuk membuka halaman demi halaman LOCUS #3 ini, ahoy!"

Saturday, January 9, 2016

What an Early 2016 Brought Me

2016 brings me back to Bandung earlier, which explains that I used to wake up strongly facing up the last semester of college life! Yes, sounds exciting! Instead of hiding the sadness of finally thinking to move out from this lovely city in the middle of this (hopefully) year (I won't back to Jakarta, it's so stressful :( aaak!). Well what actually brings me back here faster of this period is due simply and solely of Tugas Akhir and the duty of finishing its paper this whole month left. Tugas Akhir means I have to bang myself forward to the line of graduation day... Oh Gosh, everything will end so highly quick!

To carry pickaback all the data, I've been collecting the information I got from the books, e-books, websites, personal blogs, papers, maps, and other resources that related to my itinerary. As a young-unofficial-surveyor (geodesy kind of thing), I should go to the locals and come to the point of the places I've marked to my impermanent map manually. So yesterday I decided to walk from one place to another by bringing the camera, notes, map, umbrella and mobile phone with both hands (with also, some helps from Alif like he always does to me; so cute I wanna die). Common place we firstly came to a visit as our first day of surveying is near of Jl. Asia Afrika, to be exact we marked GKP-RI Hotel Lengkong as our first destination to take its photograph and so on we continue by walking to Jl. Kasim - Jl. Asia Afrika - Jl. Dalem Kaum - Jl. Dewi Sartika - Jl. ABC - Jl. Braga - Jl. Viaduct and last Jl. Perintis Kemerdekaan. 

The popular spot you all have known, Alun-Alun Bandung and Masjid Raya Bandung.

Last shot from yesterday, Gedung Indonesia Menggugat.

Well honestly we had make some kilometers of walking that one day, and that was successfully shaking all of the parts of my body (hardly to see and walk, my head and legs were hurting the system either) and got sick immediately while stopping by ourselves to have a late lunch; poor me I should start running again this year :') Then how about you? How do you spend your holiday? In any case, it wouldn't be the last survey I should take. Cause yeah, you know, this is how we work as Anak Lapangan like everyone said. Howsoever, I want to thank Alif a gazillion times for always volunteering himself to accompany me in any condition; later I know you're so tired with all your works you deal with this week, I would like to thank you so much 

From my yesterday's Snapchat video, sorry for the bad resolution; I just want to share, that's all :)

To cherish the glimpse of this short holiday I have, I'd like to dare you to watch these cute little sisters (my forever favourite channel on YouTube) Dodie Clark and Hedy! Can't stop watching them singing, adorable!

You should check her channel on YouTube by using the keyword: doddleoddle or doddlevloggle. Dodie Clark also created her original songs, go check her out! Well, once again happy holiday fellas!

Friday, December 18, 2015

Ladies Day 2015

Ladies Day 2015. Semoga ini merupakan Ladies Day terakhir sebagai mahasiswa, amin. Terima kasih ya adik-adik gemay :3

Jadi seperti biasa tiap tahunnya dedek-dedek ciwi yang baru jadi anggota IMG punya project awal yaitu Ladies Day, biasanya sih disebut Ladies Night karena acaranya nginep-nginep tapi sama aja sih kemaren juga nginep di IMG. Ladies Day kali ini dimulai dari hari Senin, 14 Desember 2015 jam 19:30 sampe besok paginya dengan berbagai macam acara-acara yang tiap tahun pasti beda-beda; ya ga beda-beda banget sih tapinya. Dan Ladies Day/Night kali ini merupakan acara ke-3 yang gue ikutin dari awal baru masuk IMG, ga nyangka ya udah jompo tapi tetep aja masih disuruh joget-joget di depan umum.

Sedih lagi joget Sambalado tetiba speakernya ngadet, maaf ya udah tua banyak mau :')

Mi luv, Gio 

Jadi dresscode kali ini adalah monochrome, sebenernya harusnya bilangnya dresscode hitam-putih aja sih soalnya setau gue setelah mengikuti mata kuliah Penginderaan Jauh bahwa warna monokromatik itu adalah warna yang ditampilkan pada tingkat keabuan atau greyscale jadi misal contoh warna merah dari gelap ke terang atau kuning dari gelap ke terang atau sebagainya. Ya gitu sih gatau juga kalau misal pengertian dalam warna itu sendiri (terus gue kebanyakan cakap, maaf yha). Jadi untuk mendukung ke-monochrome-an Ladies Day kali ini maka foto-foto dibawah ditampilkan pula pada tingkat warna keabuan (naon).

dique beqap Irma - dique beqap aqoe - qaqa beqap Irma - Dora
(dique beqap means adik back up, jadi kalau di IMG biasanya selama osjur satu orang peserta dipegang oleh satu orang back up. Nah jaman ngosjur 2013 gue ngebekapin Irma, terus jaman ngosjur 2014 si Irma ngebekapin si Nifa sedangkan gue ngebekapin Silfa tapi orangnya ga ikutan foto. Kalau Dora yaudah biarin aja wqwq canda Dor)

Sebenernya gue ga ngerti kenapa posisi duduk gue harus begitu banget.

Miss-Ter-Bean. Awalnya gue pikir "Miss-Ter-Bin" a.k.a Senior Tersampah... ternyata dari kartu nominasi award yang mereka kasih tertulis bahwa "Nominasi Miss Ter-Bean adalah Nominasi untuk Kakak yang paling bisa bikin ketawa-ketawa. Selamat!" Alhamdulillah ya mungkin maksudnya Kakak yang paling bisa diketawain (hix), maapin kalau saya suka ga jelas tapi makasih banyak ya sekali lagi diq-adique buat award 2015 "Miss-Ter-Bean" dan award 2014 dulu "Miss Terancam Punah" (in case gue suka pake baju aneh-aneh makanya dapet award cem gini tahun lalu). Makasih juga Wina dan Gina disuruh foto ala-ala ketawa-fake-kaya-setan gitu mau-mau aja, mi luv ya. (Btw lagi, mukanya Wina ini mirip mantannya... ga jadi deh nanti aku galau lagi~)


(Last) Ladies Day. Toodles!

Tuesday, November 3, 2015

The Perks of Reviewing Environmental Remote Sensing Paper

Well, leastwise, I agreed making a business with those papers to subtly finish reviewing them from 10 to 5 pages this whole typical night.

To all the not-too-okay prawn balls, to all the ballots of Birdy, and to all the complaints someone--somewhat being so immature. Thank you all, for the time you keep company me wasting my night to think about the presentation I should quickly done. Being so normally undertake the homework I should finish before the 5th of November comes. Being also normally undertake all those handicraft works before closing this month's pre-order. Being (again) also so normally undertake the GPS presentation to do all the terrestrial mapping assistant thingies. And last being so normally surf into all the strangers' portals whom I uncertainly know who-they-are, where-they-come-from, what-the-department-they-major, and their-relation-with-someone-I-know-well-lately. Cause Alif ever said to me "the past is always just the past; that's why I never asked you about your old scar cause I know how to appreciate this time we've been faced." Cause I know he appreciates me while I don't; cause I know he never wants to look back while I want; cause I know he stays to all the positive minds while I turn to the opposite; and I know I don't have to be afraid cause he believes; he believes that all the insecurities I conversed to him about will surely fade away.

And Odah, I loosely talk to you, to my own self; by hearing the sounds of your playlist this night just deeply remember "let it all go, let it all go, let it all out now." cause if you're strong enough to let it in, you're strong enough to let it go.

Saturday, October 31, 2015

Kemah Kerja 2015

While, after pouring my self into some oblivions, I'll permit the readers encountering my precious remembrances which will talk about this year's annual field camp of Geodesy and Geomatics Engineering, Bandung Institute of Technology in a collaboration with Sumatera Institute of Technology. (P.S. Deny the snapshot I post above; I began to solicit my sanity into that verdure-pine-wildwood)

Foremost, I'd like to say sorry for those-a bunch of people-who had been waiting the documentation of Kegiatan Kemah Kerja 2015 for so long. I apologise for being too late to post our portraitures, nevertheless, thank you to Jebros for freely upload them to his personal social media. I owe you one. Well, let's start; A 14 days voyage of mapping Mount Masigit Kareumbi!

Jebros, sang Ketua Kemker 2015 waktu masih belum diet.

[Start swapping languages; from English to Bahasa Campur-Campur]
Jadi kegiatan Kemah Kerja (shortened as Kemker) ini merupakan salah satu mata kuliah wajib Semester 6 untuk Program Studi Teknik Geodesi dan Geomatika ITB, persiapannya udah dimulai sejak awal perkuliahan Semester 6 dengan pemilihan ketua beserta dengan kadiv-kadiv nya serta tentunya pembagian kelompok beserta dengan daerah pemetaannya. Kebetulan juga Jebros si Ketua Kemker meminta bantuan gue buat jadi Kadiv Dokumentasi, dan baiklah karena kerjaan dari dulu dokum-lagi-dokum-lagi akhirnya gue bersedia dengan ditambah juga jadi desainer grafis buat pensuasanaan Kemker ini. Dimulai dari pembuatan logo, pembuatan desain baju Kemker, pembuatan spanduk, pembuatan sayembara selfie praktikum Kemker, pembuatan teaser (Belum) Kemah Kerja, dokumentasi kegiatan, dan yang paling seru tentunya pembuatan propaganda jenaka karya teman-teman kecintaanku.

Dari awal mata kuliah Kemker dimulai aja gue udah deg-degan, terutama pemilihan kelompok "Wah gausah ditanya!" jadi pemilihannya ini berdasarkan sistem kocok yang bener-bener acak, ya jadi cuman modal bismillah dan senyum-senyum manja aja biar bisa sekelompok sama orang-orang yang sejalan dan seirama. Dimulai dari Kelompok 1... Ya dari awal disebut nama anggotanya aja udah ketauan "Ini kelompok pasti kelompok underdog" some might say ini kelompok yang bakalan paling bangor, ya tapi emang bener, isinya aja ada Eja, Acho, Gerry, Hafiz, Biyyu, Alex (bener lah ya dikit), Daffa (tapi dia akhirnya move ke kelompok lain) dan ga lama tersebut lah nama... G U E (ok) dan ya beklah satu Pilotis ketawa karena isi kelompoknya emang ga-ada-yang-bener. Setelah itu tersebutlah lagi nama Ifa, Hanjeng, dan Ajeng (well ini emang sangat kebetulan, campur tangan Tuhan), maka perkenalkan kami Kelompok 1 si Kelompok Pemberani (they said). Kata orang-orang sih disuruh sabar karena keliatannya bakalan underdog, tapi kenyataannya way too different! Ini kelompok praktikum paling asik yang pernah gue temuin, dan bersyukur banget sama campur tangan Tuhan yang membuat gue bakalan sama mereka terus selama nanti di Kareumbi.

H-1 berangkat Kemah Kerja harus desain 18 propaganda-propaganda gemay.

Singkat cerita mari kita click the fast-forward button,
Kareumbi itu dingin dan tak bersinyal. Tapi ternyata kalau jalan sedikit ke arah portal sinyal XL berceceran bisa dipake buat sms dan nelfon sama anak-anak tiap sore kalau pulang habis ngukur (gue, penghuni tetap portal; biasa deh buat nelfon Alif wqwq). Hari pertama dateng di Kareumbi adalah survey dan pembuatan (sembari masang) patok, gue kebagian survey bersama sebagaian anak-anak lain. Belum apa-apa hari itu pas mau pulang kita udah nyasar sampe gelap, udah komat-kamit aja gue ketakutan karena lewatin Bamboo Trail yang makin lama makin spooky dan makin foggy. Tapi ga  jadi nyasar kok untungnya, wk. Oiya, to be announced, jadi di Kareumbi emang ga bakal deh ditemuin mini market yang biasa kita jumpain di kota, tapi gausah khawatir karena Kareumbi membuka 24 hours Starbucks dan Coffee Toffee! Jangan pikir ini sama kaya yang biasa kita liat di kota, ini hanyalah sebuah warkop yang menyuplai gizi anak-anak kelaparan berupa Indomie dkk, Milo dkk, dan Roti Ganja kesukaan anak-anak yang sebenernya bikin tenggorokan gatel abis dimakan (paling mantap dicocol pake Nutella; bekas nyolong dari kulkas rumah). Bicara soal makanan, entah catering apa yang dipake Kareumbi tapi semua makanan tiap pagi-siang-malam enak dan lezat tiada tara (dan gratis, Kemker is so f*vcking free tidak dipungut biaya!), yang memaksa gue buat jaga deket tempat makan sapa tau ada ayam atau daging nyisa (watir pisan lu Dah) alhasil pulang Kemker makin gendats, yha :')


Pengukuran di minggu pertama adalah Kerangka Dasar Vertikal dan Kerangka Dasar Horizontal, di sini gue volunteering jadi PJ KDV buat Kelompok 1. Awalnya rada pusing dan gemes karena harus ngulang dan ternyata beda tinggi sama kelompok sebelah beda jauh banget sampe meter, alhasil dengan dedikasi tinggi dan rasa ingin membantu dari Kelompok 1 akhirnya kesalahan ditemukan dan berhasil sampai orde centimeter! Terima kasih sahabat-sahabat Kelompok 1 yang ga pernah ninggalin gue ngolah data KDV di Starbucks ditemani sama humor-humor receh dan logat Kelompok 1 yang jadinya dipake satu penghuni Kemker, haha aku rindu lucu banget :') Tiap pengukuran pasti punya cerita sendiri buat tiap harinya, makanya kadang rugi kalau harus dapet giliran piket dan ga ngukur sama kelompok soalnya ada aja ceritanya, mulai dari kotak musik Polem sang asisten yang kita jarah tiap mau ngukur, Ifa yang digerayangin sama Bunglon sampe ada video nya (dan jadi peliharaan kelompok gue, dikasih nama tapi gue lupa namanya siapa), Hanjeng yang di bully terus sampe panik wkwk Hanjeng si DJ muslimah tiap sore request lagu Avenged Sevenfold via Kareumbi FM buatan anak-anak di Handy Talky, tebak-tebakan Kareumbi dari HT, kelompok sebelah sahabat Kelompok 1, nari-nari ga jelas di hutan kerjaan Gerry sama Hafiz, gue yang bolak-balik Medik dari hari pertama jidat gue kepentok kayu lalu dilanjutkan ketusuk duri-duri bambu sampai menangis serta lecet jari kaki ampe harus diperban terakhir gatel-gatel dan selalu diserang sama lebah/tawon karena baju cucian nyokap gue wanginya nempel (plus sampo rambut gue yang wanginya tahan lama bikin makin dikejar air force itu), Acho si Ayam Bali, Alex yang panikan plus objek bully terbesar, apalagi  ya gue ga bisa sebutin satu-satu saking banyaknya :') (baper deh kan kangen haha).

Si Gerry gendats perut Nutrijel coklat bergelambir pemakan segala, makanan gue juga ikutan dimakan.

Kasihan, itu lagi nyanyi lagu bikin sakit kepala. Lebay banget sampe jatoh ke semak-semak heu :')

Pusing buat presentasi, Kadiv KDV-nya tidur pake kacamata (terus?)

Mendekati minggu kedua semua terasa begitu cepat, lebih seneng lagi karena ditengokin Alif seharian bahaha kampung deh gue (konsekuensinya harus nerima diceng-cengin para asisten sama Pak Teguh juga heuu nangis ga deng ga nangis) dan dibawain makanan kota beserta kaleng-kaleng Bear Brand Malt sehingga Alif pun dijuluki kurir Bear Brand sama temen sekelompok gue, gapapa yang penting kenyang~ Untuk Pengukuran Detail Situasi akhirnya daerah pemetaan ditukar tapi untungnya Asisten Polem Baik Hati tidak ditukar, kelompok gue kedapetan di seksi yang katanya seram namun tetap kesayangan. Daerah seksi kelompok gue itu literally ditutupin sama hutan-hutan pinus yang bagus banget, ada sungai bersih sekali biasa dipake buat istirahat, camping ground luas, jembatan kayu buat berteduh kalau hujan, dan jalanan besar dekat pula dari basecamp (bersyukur dapet seksi pengukuran selalu paling deket dari basecamp). Di daerah camping ground deket jembatan itu ada jalan kecil yang biasa kita pake buat gelar ponco sambil tiduran liatin pohon pinus dari bawah plus nyetel lagunya Sigur Rós satu album dan makan makanan yang bisa dimakan. Bahkan si Hafiz saking gamau ketinggalan momen Kareumbi, dia akhirnya memutuskan berenang di sungai walaupun hujan tetep aja diterjang (padahal itu mimpi gue banget pengen mandi di crystal clear water cem-cem Kinfolk gitu hix hix).

Kelompok 1 Kelompok Pemberani paling disayang se-semesta alam.

Spot tidur paling asik sambil liat video Ifa digerayangin bunglon.

Saking semangatnya, formulir pengukuran detail kejebur sungai lalu dijemur hingga kering.

Gue. Ngangkang. Selalu. Chaikal. Kepo.

#lovewins

Singkat cerita lagi gue gabisa cerita lagi wkwk saking banyaknya moment-moment selama dua minggu tersebut; ada sesi latihan nembak tapi gue kabur karena gabisa denger suara dentuman besar kaya gitu, ditengokin senior-senior dari 2011 sampe 2009 ada yang dateng, dibawain coklat beserta makanan Indomaret sama Polem, keramas dipancuran wudhu tiap pulang ngukur (selalu, untung gapake kerudung jadi mempercepat mobilisasi mandi dan antrian tentunya), bawa-bawa ember sendiri buat mandi, bawa my shining-shocking-pinky-suitcase jadi berasa Nicki Minaj bawa koper cem begitu (kalau kata anak-anak sih ketauan siapa orangnya kalau diliat dari kopernya yang rempong cem begitu...), makan Indomie goreng double telor plus cengek di Coffee Toffee, dengerin kultum anak-anak laki abis solat maghrib, berlindung dibalik sarung tiap malem beserta bandana penutup mata buat tidur (percayalah dengan modal sarung aja itu lebih hangat dibanding kalian pake jaket tebel-tebel di Kareumbi), tidur bersama Sahabat Pepes empel-empelan saking sempitnya tapi jadinya malah anget kan wkwk, nelfon curi-curi di portal, ditengokin Alif dua kali (yang terakhir tiba-tiba banget w ampe kaget tapi seneng bahaha), main bola si Chuslul kecebur ke sungai buat ngambil bola padahal bolanya nyangsang di semak-semak heu kasian tapi lucu, lomba centering levelling dan bidik sudut heboh banget, dimarahin Pak Agoes, nge-dance gerakan EXID Ah Yeah (gue ampe sekarang gabisa yang gerakan kaki itu), makan malem terakhir di Kareumbi super mantap ga terlupakan beserta iringan Celempung warga Kareumbi wqwq, teteh-teteh dan akang-akang medik yang jadi sahabat gue karena kerjaannya bolak-balik terus ngabisin Betadine gegara luka-lecet-ketusuk, temen-temen Kelompok 1 yang seru dan super baik banget dengan semua humor dan gelak tawanya makasih banget, Asisten Polem yang bareng kita terus sampe ikutan sakit dan tumbang, temen-temen Geodesi dan ITERA yang meninggalkan cerita-cerita angkatan yang lucu-lucu dan curhatan-curhatan colongan yang bakalan jadi kenangan banget, dosen-dosen dan semua warga Kareumbi plus Desa Cigumentong yang sudah meluangkan waktunya untuk kami yang bangor-bangor ini, dan untuk Kareumbi yang baik yang mau menerima kami di sana selama dua minggu.

Teh Isna, teteh medik kesayangan dari hari pertama sampe terakhir selalu ada ngurusin gue :')

Sahabat medik. Dikit-dikit masuk medik, dikit-dikit nginep di medik. (Sebagian ada yang cuman numpang foto wqwq)

GD37 pose bobo imut (lagi)

Tim Supporting Kemker; Dana Usaha, Perizinan, Dokumentasi, Acara, dan Kesehatan.

Terima kasih asisten-asisten Kemker yang kadang rese tukang ceng-cengin, tapi ini ga full team deng.

Kerja di lapangan emang rempong, apalagi metain hutan, apalagi yang metain rempong juga kaya gue. Karena rindu emang ngebekas, tapi kalau disuruh ulang lagi sih gue gamau hahaha. Terima kasih banyak ya Kemah Kerja, walau bikin kulit kering-hitam-dan-kusam (ditambah bekas kebakar Ekskursi Hidrografi di Pulau Pramuka seminggu sebelumnya) akhirnya memberikan memori yang bisa disimpan dan diceritakan kembali mungkin nanti di saat kami tidak muda lagi. Adios!

P.S. Maafin kalau resolusi fotonya ga bagus, karena langsung nyolong dari Facebook.

Sunday, August 3, 2014

LIYSF

Helping Eva to make her LIYSF poster with title "Land Subsidence With The Method of Global Navigation Satellite System Survey (Case Study of DKI Jakarta)" fyuh long enough isn't it? Akhirnya poster bikinan gue ikut jalan-jalan ke London :'>

Good news come everyday! Eva joined London International Youth Science Forum (called as LIYSF) 2014 started from the 23rd of July until the 6th of August and carried an issue of the land subsidence in DKI Jakarta. Back to the 21st of July, me with Ka Intan and Ka Meyta brought ourselves to the airport for seeing Eva flying to another continent that early morning. To cherish her event, we were preparing a little package (inside the gift, I wrapped a snow angel velvet mini LED lamp that I  bought it (again) in ACE Hardware for under 50K but not included the batteries).

Unfortunately I was not taking a photograph of 2-sided-card I made for her (the blue one on that photo), so I'll upload the design if you may.

Saying goodbye to Eva before she flied, see you when we see you already!

Take care Evarina Kakakku! We'll miss you everyday, break-those-legs!