Based on the title of this post, do I diagnose in to some of severe memory disorders happened nowadays? Ga, sih cuman a little bit wonder why do I always forget every single information that comes for just in one click so easily? Lupa sejenak atau biasa disebut dengan short term memory loss syndrome merupakan hal yang wajar-wajar saja, terjadi akibat dua hal bisa dari faktor traumatis maupun non-traumatis. It caused by a lot of cases, but for me it's not easy to handle. Sebenernya satu hal yang ga gue pahami adalah tujuan buat posting hari ini yha bukan buat ngomongin topik diatas... but then I lost words instantly, gue lupa selupa-lupanya orang lupa.
Back to yesterday afternoon, jadi along the aisle of the sidewalk gue berpapasan beberapa temen-temen gue mostly anak-anak 2013 dan 2014 yang baru aja beres kelas (maklum anak tingkat akhir cem gue gini kelas paling pagi aja jam 13:00 siang). Dan moment sapa-menyapa "Ka Odaaah" "Halo sisst" "Bawa apa Kaa?" dan sekiranya seperti itu terjadi, sampailah saat right after I crossed over the Seni Rupa parking lot ada seorang anak muda melintas didepan gue secara horizontal dan melihat gue yang baru saja menyapa temen gue 2012 and suddenly he said hi to me "Hai Ka" then... you know what kind of expression I gave to him? Let's go to the detail by flattening the instance I arrange it below as the conversation:
A = "Hai Ka!" (dengan senyum lebar menyapa gue)
B = *senyum tipis* (awkwardly thinking so hard who that guy was, ini bocah anak mana ya? Anak Kabinet kah anak IMG kah atau adek-adekan mana lagi yang kenal sama gue tapi lagi-lagi gue ga kenal karena lupa... but honestly I recognised his face but not remembered his name as well and also where he comes from) *sampai seketika gue senyum mengeluarkan gigi tanpa menjawab*
A = "Yaudahlah Ka gapapa kok Ka gapapa..." (sudah pasrah, dia nyadar kalau gue ga kenal sama dia...)
B = "Eeeh maap maap kamu siapa anak mana aku lupaaa"
A = "Coba-coba tolong kaos dong hahaha" *sambil minta temen-temennya yang cewe-cewe ngebuka baju yang dia baru bawa
B = "Hooo iya kamu... anak mana ya tapi AHAHAHA! Itu kaosnya kaos apa tulisannya?" *berusaha keras mengenali kaos apaan yang dia kasih liat
C = "IMG Kaa" *salah satu temennya nyaut tapi temennya ini bukan anak IMG
A = "Hooo kamu anak IMG?! HALO!" *baru nyapa dan temen-temennya ketawa ngakak dianya malu sambil tawa-tawa "Maaf ya aku soalnya pelupa banget HAHAHA!"
B = "Iya kok Ka gapapa kok Kaaa..." (kayanya dia ga habis pikir punya senior macem gue begini...)
A = "Maaf yaa tapi aku inget kok muka kamu. Nama kamu siapaa?" *langsunglah temen-temennya makin ngakak karena gue gatau nama dia wqwq
B = "Adrian Ka" (if I'm not mistaken, atau Ardian? Tapi gue yakin nama dia Adrian kok gue ga budeg...)
A = "Ooooh Adrian, halo Adrian! Odah" *ikut teriak perkenalan diri padahal gue yakin dia udah tau nama gue, cuman guenya aja... maap yha. "Maap yaa hahaha dadah!"
B = "Iya Kaa gapapaa hahaha" *sambil berlalu diiringi cekikikan temen-temen cewenya
So itu merupakan sepenggal cerita kesulitan gue dalam mengingat, jadi si Adrian ini anak Geodesi juga angkatan 2014. Ya maklum aja gue emang baru apal-apal 2014 ini muka-mukanya doang kadang nama belum semuanya kenal apalagi yang cowo-cowo. Tapi sumpah sih gue malu, pasti dia lebih malu wqwq mana itu banyak orang banget kan baru pada keluar kelas buat jajan. Ga cuman kejadian sapa-menyapa gue ga inget nama, bahkan yang udah deket banget pun kalau tetiba baru ketemu lagi di jalan biasanya gue berkedok seperti ini "Hai sist darimana?" sambil hardly memorize her/his name. Jadi kalau lo ketemu gue dengan situasi gue ga menyapa lo dibarengin dengan nama lo, bet me I totally forget your name, I'm sorry.
Selain itu gue juga paling susah kalau nulis kata-kata penting yang dosen lagi omongin di kelas kalau guenya emang bener-bener lagi ga fokus dan ga berusaha membuat otak gue berpikir keras buat ngingetnya. Baru 1 detik aja dosen ngomong terus guenya juga sambil nulis, maka bisa dipastikan gue blank dan lupa gatau mau nulis apa dengan berujung ngeliat catetan ke temen sebelah. Well, that's me and all those short term memory loss syndrome tragedies. Makanya sebenernya modal gue dari dulu sekolah sama kuliah cuman modal itung-itungan doang, kalau disuruh ngapal sudahlah mana ada yang stick to my brain permanently.
Back to yesterday afternoon, jadi along the aisle of the sidewalk gue berpapasan beberapa temen-temen gue mostly anak-anak 2013 dan 2014 yang baru aja beres kelas (maklum anak tingkat akhir cem gue gini kelas paling pagi aja jam 13:00 siang). Dan moment sapa-menyapa "Ka Odaaah" "Halo sisst" "Bawa apa Kaa?" dan sekiranya seperti itu terjadi, sampailah saat right after I crossed over the Seni Rupa parking lot ada seorang anak muda melintas didepan gue secara horizontal dan melihat gue yang baru saja menyapa temen gue 2012 and suddenly he said hi to me "Hai Ka" then... you know what kind of expression I gave to him? Let's go to the detail by flattening the instance I arrange it below as the conversation:
A = "Hai Ka!" (dengan senyum lebar menyapa gue)
B = *senyum tipis* (awkwardly thinking so hard who that guy was, ini bocah anak mana ya? Anak Kabinet kah anak IMG kah atau adek-adekan mana lagi yang kenal sama gue tapi lagi-lagi gue ga kenal karena lupa... but honestly I recognised his face but not remembered his name as well and also where he comes from) *sampai seketika gue senyum mengeluarkan gigi tanpa menjawab*
A = "Yaudahlah Ka gapapa kok Ka gapapa..." (sudah pasrah, dia nyadar kalau gue ga kenal sama dia...)
B = "Eeeh maap maap kamu siapa anak mana aku lupaaa"
A = "Coba-coba tolong kaos dong hahaha" *sambil minta temen-temennya yang cewe-cewe ngebuka baju yang dia baru bawa
B = "Hooo iya kamu... anak mana ya tapi AHAHAHA! Itu kaosnya kaos apa tulisannya?" *berusaha keras mengenali kaos apaan yang dia kasih liat
C = "IMG Kaa" *salah satu temennya nyaut tapi temennya ini bukan anak IMG
A = "Hooo kamu anak IMG?! HALO!" *baru nyapa dan temen-temennya ketawa ngakak dianya malu sambil tawa-tawa "Maaf ya aku soalnya pelupa banget HAHAHA!"
B = "Iya kok Ka gapapa kok Kaaa..." (kayanya dia ga habis pikir punya senior macem gue begini...)
A = "Maaf yaa tapi aku inget kok muka kamu. Nama kamu siapaa?" *langsunglah temen-temennya makin ngakak karena gue gatau nama dia wqwq
B = "Adrian Ka" (if I'm not mistaken, atau Ardian? Tapi gue yakin nama dia Adrian kok gue ga budeg...)
A = "Ooooh Adrian, halo Adrian! Odah" *ikut teriak perkenalan diri padahal gue yakin dia udah tau nama gue, cuman guenya aja... maap yha. "Maap yaa hahaha dadah!"
B = "Iya Kaa gapapaa hahaha" *sambil berlalu diiringi cekikikan temen-temen cewenya
So itu merupakan sepenggal cerita kesulitan gue dalam mengingat, jadi si Adrian ini anak Geodesi juga angkatan 2014. Ya maklum aja gue emang baru apal-apal 2014 ini muka-mukanya doang kadang nama belum semuanya kenal apalagi yang cowo-cowo. Tapi sumpah sih gue malu, pasti dia lebih malu wqwq mana itu banyak orang banget kan baru pada keluar kelas buat jajan. Ga cuman kejadian sapa-menyapa gue ga inget nama, bahkan yang udah deket banget pun kalau tetiba baru ketemu lagi di jalan biasanya gue berkedok seperti ini "Hai sist darimana?" sambil hardly memorize her/his name. Jadi kalau lo ketemu gue dengan situasi gue ga menyapa lo dibarengin dengan nama lo, bet me I totally forget your name, I'm sorry.
Selain itu gue juga paling susah kalau nulis kata-kata penting yang dosen lagi omongin di kelas kalau guenya emang bener-bener lagi ga fokus dan ga berusaha membuat otak gue berpikir keras buat ngingetnya. Baru 1 detik aja dosen ngomong terus guenya juga sambil nulis, maka bisa dipastikan gue blank dan lupa gatau mau nulis apa dengan berujung ngeliat catetan ke temen sebelah. Well, that's me and all those short term memory loss syndrome tragedies. Makanya sebenernya modal gue dari dulu sekolah sama kuliah cuman modal itung-itungan doang, kalau disuruh ngapal sudahlah mana ada yang stick to my brain permanently.
Odah dan segala hal yang ia lupakan.
*sebenernya post kali ini ditulis karena gue pusing ngerjain proposal Tugas Akhir yang formatnya diubah jadi format baru dan berujung bingung ngisinya gimana terus akhirnya malah cerita-cerita ga penting di blog. All hail Tingkat Akhir.
*sebenernya post kali ini ditulis karena gue pusing ngerjain proposal Tugas Akhir yang formatnya diubah jadi format baru dan berujung bingung ngisinya gimana terus akhirnya malah cerita-cerita ga penting di blog. All hail Tingkat Akhir.

No comments:
Post a Comment