#HISAustraliaTrip

Showing posts with label Day Out. Show all posts
Showing posts with label Day Out. Show all posts

Saturday, January 9, 2016

What an Early 2016 Brought Me

2016 brings me back to Bandung earlier, which explains that I used to wake up strongly facing up the last semester of college life! Yes, sounds exciting! Instead of hiding the sadness of finally thinking to move out from this lovely city in the middle of this (hopefully) year (I won't back to Jakarta, it's so stressful :( aaak!). Well what actually brings me back here faster of this period is due simply and solely of Tugas Akhir and the duty of finishing its paper this whole month left. Tugas Akhir means I have to bang myself forward to the line of graduation day... Oh Gosh, everything will end so highly quick!

To carry pickaback all the data, I've been collecting the information I got from the books, e-books, websites, personal blogs, papers, maps, and other resources that related to my itinerary. As a young-unofficial-surveyor (geodesy kind of thing), I should go to the locals and come to the point of the places I've marked to my impermanent map manually. So yesterday I decided to walk from one place to another by bringing the camera, notes, map, umbrella and mobile phone with both hands (with also, some helps from Alif like he always does to me; so cute I wanna die). Common place we firstly came to a visit as our first day of surveying is near of Jl. Asia Afrika, to be exact we marked GKP-RI Hotel Lengkong as our first destination to take its photograph and so on we continue by walking to Jl. Kasim - Jl. Asia Afrika - Jl. Dalem Kaum - Jl. Dewi Sartika - Jl. ABC - Jl. Braga - Jl. Viaduct and last Jl. Perintis Kemerdekaan. 

The popular spot you all have known, Alun-Alun Bandung and Masjid Raya Bandung.

Last shot from yesterday, Gedung Indonesia Menggugat.

Well honestly we had make some kilometers of walking that one day, and that was successfully shaking all of the parts of my body (hardly to see and walk, my head and legs were hurting the system either) and got sick immediately while stopping by ourselves to have a late lunch; poor me I should start running again this year :') Then how about you? How do you spend your holiday? In any case, it wouldn't be the last survey I should take. Cause yeah, you know, this is how we work as Anak Lapangan like everyone said. Howsoever, I want to thank Alif a gazillion times for always volunteering himself to accompany me in any condition; later I know you're so tired with all your works you deal with this week, I would like to thank you so much 

From my yesterday's Snapchat video, sorry for the bad resolution; I just want to share, that's all :)

To cherish the glimpse of this short holiday I have, I'd like to dare you to watch these cute little sisters (my forever favourite channel on YouTube) Dodie Clark and Hedy! Can't stop watching them singing, adorable!

You should check her channel on YouTube by using the keyword: doddleoddle or doddlevloggle. Dodie Clark also created her original songs, go check her out! Well, once again happy holiday fellas!

Saturday, October 31, 2015

Kemah Kerja 2015

While, after pouring my self into some oblivions, I'll permit the readers encountering my precious remembrances which will talk about this year's annual field camp of Geodesy and Geomatics Engineering, Bandung Institute of Technology in a collaboration with Sumatera Institute of Technology. (P.S. Deny the snapshot I post above; I began to solicit my sanity into that verdure-pine-wildwood)

Foremost, I'd like to say sorry for those-a bunch of people-who had been waiting the documentation of Kegiatan Kemah Kerja 2015 for so long. I apologise for being too late to post our portraitures, nevertheless, thank you to Jebros for freely upload them to his personal social media. I owe you one. Well, let's start; A 14 days voyage of mapping Mount Masigit Kareumbi!

Jebros, sang Ketua Kemker 2015 waktu masih belum diet.

[Start swapping languages; from English to Bahasa Campur-Campur]
Jadi kegiatan Kemah Kerja (shortened as Kemker) ini merupakan salah satu mata kuliah wajib Semester 6 untuk Program Studi Teknik Geodesi dan Geomatika ITB, persiapannya udah dimulai sejak awal perkuliahan Semester 6 dengan pemilihan ketua beserta dengan kadiv-kadiv nya serta tentunya pembagian kelompok beserta dengan daerah pemetaannya. Kebetulan juga Jebros si Ketua Kemker meminta bantuan gue buat jadi Kadiv Dokumentasi, dan baiklah karena kerjaan dari dulu dokum-lagi-dokum-lagi akhirnya gue bersedia dengan ditambah juga jadi desainer grafis buat pensuasanaan Kemker ini. Dimulai dari pembuatan logo, pembuatan desain baju Kemker, pembuatan spanduk, pembuatan sayembara selfie praktikum Kemker, pembuatan teaser (Belum) Kemah Kerja, dokumentasi kegiatan, dan yang paling seru tentunya pembuatan propaganda jenaka karya teman-teman kecintaanku.

Dari awal mata kuliah Kemker dimulai aja gue udah deg-degan, terutama pemilihan kelompok "Wah gausah ditanya!" jadi pemilihannya ini berdasarkan sistem kocok yang bener-bener acak, ya jadi cuman modal bismillah dan senyum-senyum manja aja biar bisa sekelompok sama orang-orang yang sejalan dan seirama. Dimulai dari Kelompok 1... Ya dari awal disebut nama anggotanya aja udah ketauan "Ini kelompok pasti kelompok underdog" some might say ini kelompok yang bakalan paling bangor, ya tapi emang bener, isinya aja ada Eja, Acho, Gerry, Hafiz, Biyyu, Alex (bener lah ya dikit), Daffa (tapi dia akhirnya move ke kelompok lain) dan ga lama tersebut lah nama... G U E (ok) dan ya beklah satu Pilotis ketawa karena isi kelompoknya emang ga-ada-yang-bener. Setelah itu tersebutlah lagi nama Ifa, Hanjeng, dan Ajeng (well ini emang sangat kebetulan, campur tangan Tuhan), maka perkenalkan kami Kelompok 1 si Kelompok Pemberani (they said). Kata orang-orang sih disuruh sabar karena keliatannya bakalan underdog, tapi kenyataannya way too different! Ini kelompok praktikum paling asik yang pernah gue temuin, dan bersyukur banget sama campur tangan Tuhan yang membuat gue bakalan sama mereka terus selama nanti di Kareumbi.

H-1 berangkat Kemah Kerja harus desain 18 propaganda-propaganda gemay.

Singkat cerita mari kita click the fast-forward button,
Kareumbi itu dingin dan tak bersinyal. Tapi ternyata kalau jalan sedikit ke arah portal sinyal XL berceceran bisa dipake buat sms dan nelfon sama anak-anak tiap sore kalau pulang habis ngukur (gue, penghuni tetap portal; biasa deh buat nelfon Alif wqwq). Hari pertama dateng di Kareumbi adalah survey dan pembuatan (sembari masang) patok, gue kebagian survey bersama sebagaian anak-anak lain. Belum apa-apa hari itu pas mau pulang kita udah nyasar sampe gelap, udah komat-kamit aja gue ketakutan karena lewatin Bamboo Trail yang makin lama makin spooky dan makin foggy. Tapi ga  jadi nyasar kok untungnya, wk. Oiya, to be announced, jadi di Kareumbi emang ga bakal deh ditemuin mini market yang biasa kita jumpain di kota, tapi gausah khawatir karena Kareumbi membuka 24 hours Starbucks dan Coffee Toffee! Jangan pikir ini sama kaya yang biasa kita liat di kota, ini hanyalah sebuah warkop yang menyuplai gizi anak-anak kelaparan berupa Indomie dkk, Milo dkk, dan Roti Ganja kesukaan anak-anak yang sebenernya bikin tenggorokan gatel abis dimakan (paling mantap dicocol pake Nutella; bekas nyolong dari kulkas rumah). Bicara soal makanan, entah catering apa yang dipake Kareumbi tapi semua makanan tiap pagi-siang-malam enak dan lezat tiada tara (dan gratis, Kemker is so f*vcking free tidak dipungut biaya!), yang memaksa gue buat jaga deket tempat makan sapa tau ada ayam atau daging nyisa (watir pisan lu Dah) alhasil pulang Kemker makin gendats, yha :')


Pengukuran di minggu pertama adalah Kerangka Dasar Vertikal dan Kerangka Dasar Horizontal, di sini gue volunteering jadi PJ KDV buat Kelompok 1. Awalnya rada pusing dan gemes karena harus ngulang dan ternyata beda tinggi sama kelompok sebelah beda jauh banget sampe meter, alhasil dengan dedikasi tinggi dan rasa ingin membantu dari Kelompok 1 akhirnya kesalahan ditemukan dan berhasil sampai orde centimeter! Terima kasih sahabat-sahabat Kelompok 1 yang ga pernah ninggalin gue ngolah data KDV di Starbucks ditemani sama humor-humor receh dan logat Kelompok 1 yang jadinya dipake satu penghuni Kemker, haha aku rindu lucu banget :') Tiap pengukuran pasti punya cerita sendiri buat tiap harinya, makanya kadang rugi kalau harus dapet giliran piket dan ga ngukur sama kelompok soalnya ada aja ceritanya, mulai dari kotak musik Polem sang asisten yang kita jarah tiap mau ngukur, Ifa yang digerayangin sama Bunglon sampe ada video nya (dan jadi peliharaan kelompok gue, dikasih nama tapi gue lupa namanya siapa), Hanjeng yang di bully terus sampe panik wkwk Hanjeng si DJ muslimah tiap sore request lagu Avenged Sevenfold via Kareumbi FM buatan anak-anak di Handy Talky, tebak-tebakan Kareumbi dari HT, kelompok sebelah sahabat Kelompok 1, nari-nari ga jelas di hutan kerjaan Gerry sama Hafiz, gue yang bolak-balik Medik dari hari pertama jidat gue kepentok kayu lalu dilanjutkan ketusuk duri-duri bambu sampai menangis serta lecet jari kaki ampe harus diperban terakhir gatel-gatel dan selalu diserang sama lebah/tawon karena baju cucian nyokap gue wanginya nempel (plus sampo rambut gue yang wanginya tahan lama bikin makin dikejar air force itu), Acho si Ayam Bali, Alex yang panikan plus objek bully terbesar, apalagi  ya gue ga bisa sebutin satu-satu saking banyaknya :') (baper deh kan kangen haha).

Si Gerry gendats perut Nutrijel coklat bergelambir pemakan segala, makanan gue juga ikutan dimakan.

Kasihan, itu lagi nyanyi lagu bikin sakit kepala. Lebay banget sampe jatoh ke semak-semak heu :')

Pusing buat presentasi, Kadiv KDV-nya tidur pake kacamata (terus?)

Mendekati minggu kedua semua terasa begitu cepat, lebih seneng lagi karena ditengokin Alif seharian bahaha kampung deh gue (konsekuensinya harus nerima diceng-cengin para asisten sama Pak Teguh juga heuu nangis ga deng ga nangis) dan dibawain makanan kota beserta kaleng-kaleng Bear Brand Malt sehingga Alif pun dijuluki kurir Bear Brand sama temen sekelompok gue, gapapa yang penting kenyang~ Untuk Pengukuran Detail Situasi akhirnya daerah pemetaan ditukar tapi untungnya Asisten Polem Baik Hati tidak ditukar, kelompok gue kedapetan di seksi yang katanya seram namun tetap kesayangan. Daerah seksi kelompok gue itu literally ditutupin sama hutan-hutan pinus yang bagus banget, ada sungai bersih sekali biasa dipake buat istirahat, camping ground luas, jembatan kayu buat berteduh kalau hujan, dan jalanan besar dekat pula dari basecamp (bersyukur dapet seksi pengukuran selalu paling deket dari basecamp). Di daerah camping ground deket jembatan itu ada jalan kecil yang biasa kita pake buat gelar ponco sambil tiduran liatin pohon pinus dari bawah plus nyetel lagunya Sigur Rós satu album dan makan makanan yang bisa dimakan. Bahkan si Hafiz saking gamau ketinggalan momen Kareumbi, dia akhirnya memutuskan berenang di sungai walaupun hujan tetep aja diterjang (padahal itu mimpi gue banget pengen mandi di crystal clear water cem-cem Kinfolk gitu hix hix).

Kelompok 1 Kelompok Pemberani paling disayang se-semesta alam.

Spot tidur paling asik sambil liat video Ifa digerayangin bunglon.

Saking semangatnya, formulir pengukuran detail kejebur sungai lalu dijemur hingga kering.

Gue. Ngangkang. Selalu. Chaikal. Kepo.

#lovewins

Singkat cerita lagi gue gabisa cerita lagi wkwk saking banyaknya moment-moment selama dua minggu tersebut; ada sesi latihan nembak tapi gue kabur karena gabisa denger suara dentuman besar kaya gitu, ditengokin senior-senior dari 2011 sampe 2009 ada yang dateng, dibawain coklat beserta makanan Indomaret sama Polem, keramas dipancuran wudhu tiap pulang ngukur (selalu, untung gapake kerudung jadi mempercepat mobilisasi mandi dan antrian tentunya), bawa-bawa ember sendiri buat mandi, bawa my shining-shocking-pinky-suitcase jadi berasa Nicki Minaj bawa koper cem begitu (kalau kata anak-anak sih ketauan siapa orangnya kalau diliat dari kopernya yang rempong cem begitu...), makan Indomie goreng double telor plus cengek di Coffee Toffee, dengerin kultum anak-anak laki abis solat maghrib, berlindung dibalik sarung tiap malem beserta bandana penutup mata buat tidur (percayalah dengan modal sarung aja itu lebih hangat dibanding kalian pake jaket tebel-tebel di Kareumbi), tidur bersama Sahabat Pepes empel-empelan saking sempitnya tapi jadinya malah anget kan wkwk, nelfon curi-curi di portal, ditengokin Alif dua kali (yang terakhir tiba-tiba banget w ampe kaget tapi seneng bahaha), main bola si Chuslul kecebur ke sungai buat ngambil bola padahal bolanya nyangsang di semak-semak heu kasian tapi lucu, lomba centering levelling dan bidik sudut heboh banget, dimarahin Pak Agoes, nge-dance gerakan EXID Ah Yeah (gue ampe sekarang gabisa yang gerakan kaki itu), makan malem terakhir di Kareumbi super mantap ga terlupakan beserta iringan Celempung warga Kareumbi wqwq, teteh-teteh dan akang-akang medik yang jadi sahabat gue karena kerjaannya bolak-balik terus ngabisin Betadine gegara luka-lecet-ketusuk, temen-temen Kelompok 1 yang seru dan super baik banget dengan semua humor dan gelak tawanya makasih banget, Asisten Polem yang bareng kita terus sampe ikutan sakit dan tumbang, temen-temen Geodesi dan ITERA yang meninggalkan cerita-cerita angkatan yang lucu-lucu dan curhatan-curhatan colongan yang bakalan jadi kenangan banget, dosen-dosen dan semua warga Kareumbi plus Desa Cigumentong yang sudah meluangkan waktunya untuk kami yang bangor-bangor ini, dan untuk Kareumbi yang baik yang mau menerima kami di sana selama dua minggu.

Teh Isna, teteh medik kesayangan dari hari pertama sampe terakhir selalu ada ngurusin gue :')

Sahabat medik. Dikit-dikit masuk medik, dikit-dikit nginep di medik. (Sebagian ada yang cuman numpang foto wqwq)

GD37 pose bobo imut (lagi)

Tim Supporting Kemker; Dana Usaha, Perizinan, Dokumentasi, Acara, dan Kesehatan.

Terima kasih asisten-asisten Kemker yang kadang rese tukang ceng-cengin, tapi ini ga full team deng.

Kerja di lapangan emang rempong, apalagi metain hutan, apalagi yang metain rempong juga kaya gue. Karena rindu emang ngebekas, tapi kalau disuruh ulang lagi sih gue gamau hahaha. Terima kasih banyak ya Kemah Kerja, walau bikin kulit kering-hitam-dan-kusam (ditambah bekas kebakar Ekskursi Hidrografi di Pulau Pramuka seminggu sebelumnya) akhirnya memberikan memori yang bisa disimpan dan diceritakan kembali mungkin nanti di saat kami tidak muda lagi. Adios!

P.S. Maafin kalau resolusi fotonya ga bagus, karena langsung nyolong dari Facebook.

Thursday, January 10, 2013

Bon Voyage

Traveled Up!
Yes, me and 4 friends of mine (Wada, Jihan, Ana, and Echy) were having a vacation to Depok last Thursday by using commuter rail. Some days before, we were deciding to break this boring holiday by thinking to visit Jihan's university (actually its library). Random vacation was randomly random. It was actually fun! I'm telling you the truth, the sun couldn't even stop every step we took to visit another place to place to be enjoyed (well honestly we screwed the sunlight up behind, so no one would know the sin we did. Forgive us, universe).

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
At Juanda station! Waiting the train to pick us up to its journey.

Image and video hosting by TinyPic
Inside the commuter rail! Jihan and Ana were hanging through the holders. No place to be seated.

Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Ordering some coffees. Not much, just chillaxing!

Image and video hosting by TinyPicImage and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Arrived at Kota station. Staring at Dunkin' Donuts for a moment, taking pictures, drinking fizzy iced chocolate, enjoying Thai tea, and chilling out the time we had.


Accidentally on purposes to love this whole life.

Wednesday, December 26, 2012

Holiday Comes To Town

Ahoy folks! This is the first time for me of spending my holiday as a college student. Wanting to announce an information that I didn't have to join any examination of all subjects this first semester. Honestly I could come back home earlier on the 18th of December, but I asked my parents to pick me up on Saturday because some boxes were going to be returned to my house. I've been planning to meet up with my companions on Monday, but unfortunately Echy and Suci couldn't come to join with us. So 7 of us were deciding to have lunch in Warung Pasta Rawamangun that afternoon. So here some photographs we've taken:

Image and video hosting by TinyPic
Voila, our couple! Gabby got tan because Semarang burned her complexion, as announcer-will-be she was magnifying the volume of her voice, oh my God.  I guess Riqo got thinner every moment we met, his diet program worked too fast.

Image and video hosting by TinyPic
Super excitedly exciting of meeting Eki who had crossed the ocean from Bakaheuni to Merak, for spending his short Christmas holiday before facing the examination in Lampung.

Image and video hosting by TinyPic
Tami and her "Raisa's Face" had been captured with Ice Tea as the background.

Image and video hosting by TinyPic
Argan sent a peace symbol to all folks around the world. And we were shocked of seeing his cheeks were getting red like a woman who applies blush-on.

Image and video hosting by TinyPic
Been getting a big hug from Irvi. I hope you like the Giraffe doll as a gift of your 18th birthday from me and Suci.

Image and video hosting by TinyPic
I ordered Penalty Kick as my lunch that afternoon. Yummiest :9

Image and video hosting by TinyPic
For sure, it might be called as "Kerupuk with some shrimps on it" (Eki ordered it, maybe he wanted to have a super diet to lose his big weight.)

Image and video hosting by TinyPic
We had finally been expecting more for the taste of this stunning Nutella Cake, but honestly it was too sweet to be bitten by my teeth. Sorry chef, you had just got 4 points for this dessert.

Sunday, July 8, 2012

I Put "Maha" Over "Siswa"

Dear fellow readers, I surprisingly am back!

Image and video hosting by TinyPic
First self portrait of becoming a college-student-will-be next August <3

Maybe most of you have known that I've finally become a college student of Bandung Institute of Technology majoring Faculty of Earth Science and Technology. I've been her for about 3 weeks, and thinking that FITB's friends are totally nice. I introduce myself as Icha, no more Odah for 4 years ahead! I can extremely survive so fast to adapt with the circumstances here. I got a lot of fellas, they are too amazing to be described (banyak soalnya, entar gue kebingungan sendiri pffft). The first experience that I will never forget when I go hangout with them is: DORONG ANGKOT DI POM BENSIN (instead, I just give them thousand high fives as a yeayness of my spirit #malesdorong).

Today, I add some names to my new friends' list again, they are Niko, Nia, Teguh and Ines. Rere ate the ultimate level of Richeese Factory's menu and she "cried" over the lunch. I tried to bite a bit of that "sayton" chicken and that food was terribly burning my ears. Then we (Yanwar, Gassa and also me) bought 2 grande cups of Java Chip Frappuccino Blended and Green Tea Cream Frappuccino in Starbucks. (Jajan di Starbucks means no foods for 2 days. God please, bless your less carbohydrate-creature).

Image and video hosting by TinyPic
Green Tea Frappuccino is my favorite :9

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

When Ramadhan comes, Yanwar and I, are going to make a plan to do "bukber" with all members of "Ikatan Alumni SMA Negeri 13 Jakarta 2012 Se-Bandung Raya" around Bandung. It must be the super happiest plan that we've ever made.

Please wish me an ultra luck to be accepted in "People To People International" exchange program 2012 to go to Chicago next November, amen.

Friday, December 30, 2011

We Found Gas Station In a Hopeless Place

Maybe it's kinda late to post my last trip with Paskib Friends to Iniko Toys Cafe, but I have to post it surely. We've been there on last Thursday, it was totally.... AH-MA-ZING. And before that, thanks to Ulan for your help wekeke. I was going there with all members of Paskibra 22, 9 people in a car and it was totally eeeergh HOT! Nasi Padang has become our "Trending Topic" for the first time we got into car until the end of our trip. All of us didn't know where the right location of Iniko Toys Cafe was, we were asking some people around Tebet by saying "Assalamu'alaikum" first, how religious we were guys O:) Finally we found it. Don't ask me about foods and beverages there, the menu had stolen our hearts! You should try their Mexican Meatloaf (HIGHLY RECOMMENDED), Fettucini, Lasagna, Chicken-whatever-the-name-of-that-food-was (Argan ordered it) and so on. Having lunch in Iniko was totally gorgeous. While waiting for menu to be served concurrently, we were trying to play UNO Stacko and UNO Spin with our own rules!

Image and video hosting by &<span class=Image and video hosting by &<span class=Image and video hosting by &<span class=
Image and video hosting by &<span class=
Image and video hosting by <span class=
Image and video hosting by <span class=Image and video hosting by <span class=
Image and video hosting by <span class=Image and video hosting by <span class=Image and video hosting by <span class=
Image and video hosting by <span class=Image and video hosting by <span class=
Image and video hosting by <span class=
Image and video hosting by <span class=

I've been searching some recommended restaurants in town! Can't wait for our next culinary-destination and Argan's driving license~